Category: Kegiatan


Melunasi KPR BTN

BlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook

Cara Cepat Melunasi KPR BTN

Masih bimbang bagaimana caranya bisa segera lepas dari jerat utang KPR (khususnya konvensional)? Di bawah ini akan saya sajikan beberapa alternatif yang bisa membuat Anda berhemat sampai 64% dari Total Bunga dan 33% lebih cepat dari jadwal yang seharusnya.

Kita akan menggunakan kombinasi dari 4 fitur di bawah ini dalam rangka mewujudkan tujuan di atas:

  1. Tabungan Tetap
  2. Angsuran Ekstra Berkala
  3. Take Over ke Bank Syariah
  4. Pelunasan Dipercepat

Kunci dari cara cepat melunasi KPR adalah poin pertama, yaitu “Tabungan Tetap”. Metode pelunasan yang akan saya paparkan sebenarnya adalah standard yaitu mengurangi pokok kredit sehingga berimplikasi pada porsi bunga yang harus kita bayarkan tiap bulan. Ingat pada KPR Bank Konvensional (khususnya BTN) berlaku sistem Anuitas dimana konsepnya adalah cicilan anda akan tetap selama masa kredit (jika tidak terjadi kenaikan tingkat suku bunga kredit). Di dalam cicilan tetap itu terkandung 2 komponen yaitu pokok dan bunga.
Pada tahun-tahun pertama bank akan mengambil porsi bunga yang sangat besar. Contoh jika anda mengajukan kredit sebesar 136.500.000 dengan tingkat suku bunga 12% maka pada tahun pertama ini bank berhak memperoleh bunga sebesar 12% x 136.500.000 = 16.380.000!

Perhatikan ilustrasi berikut:
  • Pengajuan Kredit           : 136.500.000 (suku bunga 12%, selama 120 bulan)
  • Cicilan Tetap Bulanan        : 2.013.200
  • Total Cicilan                     : 2.013.200 x 120 = 241.584.000
  • Total Bunga                     : 241.584.000 – 136.500.000 = 105.084.000

Dari ilustrasi diatas dapat kita lihat, pada tahun pertama saja bank telah mengambil bunga 15.58% dari yang seharusnya dia dapatkan. Dan jangan kaget, pokok utang baru berkurang 7.778.400 saja, sangat-sangat kecil dari total cicilan setahun yang 24.158.400 atau hanya setara 32.19% dari uang yang telah Anda bayarkan ke bank.
Anda merasa tidak adil? Wajar, tapi inilah konsekuensi dari menyepakati perjanjian kredit dengan sistem anuitas.

Bandingkan dengan metode KPR Syariah dibawah ini yang punya perbedaan metode penghitungan:

  • Pengajuan Kredit             : 136.500.000 (margin 7.57%, selama 120 bulan)
  • Keuntungan Bank            : 7.57% x 10 x 136.500.000 = 103.330.500
  • Total Pembiayaan             : 136.500.000 + 103.330.500 = 239.830.500
  • Cicilan Bulanan                 : Total Pembiayaan / 120 = 1,998,587

Catatan : Skema di atas berdasarkan margin Griya iB Hasanah Pembiayaan Rumah yang berlaku diBNI Syariah terhitung Maret 2011, yaitu:

  • 15 tahun              : 8.91%
  • 10 tahun              : 7.57%
  • 5 tahun                 : 6.24%
  • 3 tahun                 : 6.10%
Kerugian dari KPR Syariah adalah, pelunasan dipercepat atau angsuran ekstra tidak akan menguranginominal dari Total Pembiayaan. Jadi seberapa cepat pun anda membayar dan seberapa banyak pun anda melakukan angsuran ekstra, tetap saja anda akan membayarkan sebanyak total 239.830.500kepada bank.
Mengakali Porsi Bunga
Berikut adalah beberapa alternatif yang bisa anda coba untuk mengakali hal diatas. Tujuan kita kali ini adalah berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi keuntungan bank entah itu dalam bentuk bunga maupun margin (untuk bank syariah).
Kembali kepada poin pertama yang sudah ditegaskan di muka, kita saat ini akan mengandalkanTabungan Tetap. Pada dasarnya di luar angsuran KPR, jika kita sedikit disiplin, kita bisa mengalokasikan sekian persen penghasilan kita untuk menabung. Dalam masalah KPR ini biasanya bank hanya membolehkan cicilan bulanan sebesar maksimum 40% dari penghasilan tetap. Secara teori, kita masih bisa mengalokasikan 10% – 15% dari penghasilan untuk menabung. Nah akumulasi tabungan inilah yang akan kita gunakan untuk mengubah perhitungan KPR.
Nah sekarang coba simak ilustrasi berikut. Bayangkan anda punya penghasilan 10.000.000 sebulan. Jika anda peserta KPR anda bisa mencicil sampai maksimum 4.000.000 per bulan. Atau setahunnya adalah 48.000.000. Dari paparan sebelumnya kita tahu bahwa pada tahun pertama, hanya 32.19% dari total cicilan yang mengurangi pokok utang, ‘sisanya’ yang 67.81% adalah bunga. Sekarang bayangkan jika dana yang 4.000.000 perbulan itu anda bagi dua, 2.000.000 untuk cicilan KPR, 2.000.000 nya lagi anda alokasikan kepada Tabungan Tetap. Secara teori pada tahun pertama ini saja posisi keuangan anda menjadi:
  • Telah mencicil KPR sebanyak 24.000.000 ( pokok 7.725.600, bunga 16.274.400)
  • Punya Tabungan sebanyak 24.000.000 yang bisa digunakan untuk mengurangi pokok kredit
Artinya anda baru saja membalikkan keadaan! Sekarang porsi bunga yang anda bayar telah berubah menjadi hanya 33.90% dari uang yang anda keluarkan setahun. Penghematan yang luar biasa!

Menggunakan Tabungan Tetap

Sekarang anda telah punya tabungan tetap (plus keuntungan bagi hasilnya). Bagaimana cara menggunakan dana ini secara efektif? Berikut beberapa alternatif:
  1. Jika akumulasi tabungan tetap anda ini cukup banyak dan ada tambahan penghasilan lain, anda bisa melunasi sebagian pokok kredit di Bank Konvensional, kemudian sisanya anda take over ke Bank Syariah dengan jangka waktu yang pendek dan margin yang rendah. Contoh: jika setelah melunasi sebagian pokok kredit, masih tersisa sebanyak 80.000.000 anda bisa take over ke BNI Syariah. Dengan jangka waktu 30 bulan dan margin 6.10%, BNI Syariah hanya mengambil keuntungan 12.200.000 saja. Lumayan hemat. Catatan : anda harus mencicil sejumlah 3.073.333per bulan selama 30 bulan kedepan, kemudian LUNAS! Jangan lupa ada biaya-biaya yang muncul dalam proses take over ini seperti biaya notaris, asuransi, administrasi dll.
  1. Jika akumulasi tabungan tetap dan tambahan penghasilan lain cukup untuk melunasi pokok kredit anda di BTN, anda bisa melunasi sekalian pada saat ini. Catatan : anda akan dikenakan biaya penalti sebesar 1% dari sisa pokok kredit.
  1. Lakukan Angsuran Ekstra secara berkala. Angsuran Ekstra adalah fasilitas yang disediakan BTN menyimpang dari skema pembayaran cicilan biasa. Angsuran Ekstra ini dapat digunakan untukmengurangi pokok kredit dengan syarat :
  • Telah membayar cicilan KPR minimal 12 bulan
  • Jumlah angsuran ekstra minimal 5x cicilan bulanan
Supaya efektif, lakukan pembayaran angsuran ekstra ini setelah membayar kewajiban cicilan KPR anda pada bulan yang bersangkutan, sehingga nominal ini tidak digunakan bank untuk membayar bunga bulan tersebut.

Studi Kasus

  • Pengajuan KPR                 : 140.000.000
  • Periode                            : 10 tahun (120 bulan)
  • Suku Bunga                     : 12.5% pa
  • Cicilan KPR                       : 2.049.266
  • Total Cicilan KPR               : 120 x 2.049.266 = 245.911.920
  • Keuntungan Bank             : 245.911.920 – 140.000.000 = 105.911.920
Kita akan mengubah skema awal ini dengan menerapkan tips pada poin #3. Asumsi nasabah KPR ini memiliki penghasilan tetap 10.000.000 per bulan dan sanggup menabung 2.000.000 per bulan di luar angsuran KPR:
  • Bulan ke- 12, sisa pokok kredit = 140.000.000 – ((12 x 2.049.266) – 17.500.000) = 132.908.808. Lakukan angsuran ekstra saat ini sebanyak 22.908.808 sehingga sisa pokok kredit tinggal110.000.000 saja
  • Bulan ke- 24, sisa pokok kredit = 110.000.000 – ((12 x 2.049.266) – 13.750.000) = 99.158.808. Lakukan angsuran ekstra saat ini sebanyak 24.158.808 sehingga sisa pokok kredit tinggal 75.000.000saja
  • Bulan ke- 36, sisa pokok kredit = 75.000.000 – ((12 x 2.049.266) – 9.375.000) = 59.783.808. Lakukan angsuran ekstra saat ini sebanyak 24.783.808 sehingga sisa pokok kredit tinggal 35.000.000 saja
  • Bulan ke- 48, sisa pokok kredit = 35.000.000 – ((12 x 2.049.266) – 4.375.000) = 14.783.808. Lakukanpelunasan dipercepat saat ini sebanyak 14.783.808 anda akan dikenakan biaya penalti sebesar147.838 pada saat ini. Selesai.
Lihat perbedaannya:
  • Masa cicilan anda berkurang dari 120 bulan menjadi 48 bulan
  • Keuntungan Bank berkurang menjadi 17.500.000 + 13.750.000 + 9.375.000 + 4.375.000 + 147.838 =45.147.838 dari yang seharusnya 105.911.920. Anda baru saja membukukan keuntungan sebesar60.764.082! Ini uang halal dan sah milik anda
  • Anda masih punya sisa tabungan tetap sebesar 9.068.354 :)
Skema diatas masih bisa anda buat lebih menguntungkan lagi dengan cara:
  • Melakukan pembayaran angsuran ekstra setiap 5 bulan, karena minimal pembayaran adalah 5x cicilan bulanan. Dengan cara ini anda bisa membayar angsuran ekstra lebih sering.
  • Menabung di atas jumlah tabungan tetap menurut skema diatas. Karena pada teorinya anda masih bisa menabung 10%-15% lagi dari penghasilan bulanan anda. Dengan cara ini anda bisa membayar angsuran ekstra lebih besar.
Berikut adalah ilustrasi KPR dengan pengajuan kredit 150juta dalam masa 10 tahun. Lihat apa yang terjadi setelah pembayaran angsuran ekstra berkala.
Catatan : Rumus Cicilan KPR Anuitas adalah:
(A*B)/(1-(1/(1+B)^C))
Dimana : A adalah Pengajuan KPR, B adalah Suku Bunga/12, adalah periode angsuran dalam bulan.
Penulis: Zulfadli (harap cantumkan nama penulis jika mengcopy-paste tulisan ini)

Posted by luxmile on November 3, 2011

Sebenarnya tulisan ini adalah pengembangan dari teman saya di link berikut ini:

http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2011/08/12/cara-cepat-melunasi-kpr-btn/

Teman tersebut membahas tips untuk mempercepat pelunasan KPR BTN dengan menggunakan metode pelunasan sebagian dari pokok KPR. Tulisan ini adalah pengembangannya terutama untuk memberikan contoh perhitungan yang sudah dibuat siap pakai dalam bentuk spreadsheet Excel.Seperti yang diuraikan oleh teman saya itu, bahwa sistem Anuitas hampir digunakan oleh setiap sistem kredit konvensional, karena perhitungannya jauh lebih menguntungkan pihak Bank, serta seolah-olah nasabah dengan ”suka-rela” membayar porsi bunga lebih besar dari pada pokok hutangnya, hal ini sengaja dilakukan oleh Perbankan konvensional mengingat Bank adalah institusi komersial yang tentunya memiliki prioritas ambisius untuk mendapatkan untung lebih cepat (bahkan ada Bank atau perusahaan financing yang meminta melunasi bunga dahulu daripada pokok pinjaman).

Berikut ini adalah ilustrasi tentang model cicilan Anuitas, untuk pinjaman pokok sebesar Rp. 85 juta selama 10 tahun (120 bulan) dan suku bunga 12% (1% tiap bulan):

Porsi cililan dengan sistem Anuitas di tahun pertama(gambar-1)

perhatikan gambar tabel tersebut, walaupun setiap bulannya besar cicilan tetap sama (yaitu angsuran pokok + angsuran bunga = Rp. 1,219,503), namun di bulan-bulan awal porsi pelunasan bunga selalu lebih besar dari pada hutang pokok, sehingga porsi pelunasan hutang menjadi lebih lama dan lebih cepat menghasilkan keuntungan bunga bagi Bank. Angsuran bunga bulanan untuk sistem Anuitas ini membentuk piramida terbalik, sedangkan porsi angsuran bulanan untuk pelunasan pokok membentuk piramida tegak.

Cicilan model Anuitas ini bisa demikian karena rumus perhitungannya yang menjadikan sisa pokok hutang sebagai acuan perhitungan bunga. Berikut adalah rumus untuk mendapatkan angsuran bulanan:

Rumus cicilan metode Anuitas

i : suku bunga dalam satuan %
m : jumlah bulan cicilan

Rumus Anuitas tersebut kalau di tulis mendatar adalah sebagai berikut:

Angsuran_bulanan = Pinjaman x (i/12) x 1 / (1 – 1/(1 + (i/12))^m)

Pada contoh gambar-1 di atas, dengan rumus Anuitas di dapatkan:

Angsuran bulanan:
= Rp. 85,000,000 x (12% / 12) x 1 / (1 – 1/ (1 + 1/(1 + (12%/12))^120))
= Rp. 85,000,000 x (0.12 / 12) x 1 / (1 – 1/(1 + 1/(1 + (0.12/12))^120))
= Rp. 85,000,000 x 0.01 x 1 / (1 – 1/(1 + 1/(1 + 0.01)^120))
= Rp. 85,000,000 x 0.01 x 1 / (1 – 1/(1 + 1/1.01^120))
= Rp. 85,000,000 x 0.01 x 1 / (1 – 1/(1 + 1/3.3003))
= Rp. 85,000,000 x 0.01 x 1 / (1 – 1/(1 + 0.303))
= Rp. 85,000,000 x 0.01 x 1 / (1 – 1/1.303)
= Rp. 85,000,000 x 0.01 x 1 / (1 – 0.697)
= Rp. 85,000,000 x 0.01 x  1.435
= Rp. 85,000,000 x 0.01435
= Rp. 1,219,503,-

Sedangkan rumus untuk mendapatkan pelunasan bunga tiap bulannya adalah:

Bunga_tiap_bulan = Sisa_Pokok_Hutang x i/12

Dan rumus angsuran pokok tiap bulannya adalah:

Pokok_tiap_bulan = Angsuran_bulanan – Bunga_tiap_bulan

Perhatikan bahwa perhitungan Bunga_tiap_bulan dan Pokok_tiap_bulan selalu bergantung dengan Sisa_Pokok_Hutang, yang artinya perhitungan cicilan tersebut bersifat iteratif, dalam arti setiap bulan Pokok Hutang selalu dikurangi sebesar nilai Pokok_tiap_bulan, di mana nilai cicilan pokok kecil sekali sehingga pengurangan hutang pokok berjalan sangat lambat.

Baiklah,
anda bisa mencoba-coba rumus tersebut jika ingin “menghayati” perhitungannya dan ingin mengasah pola pikir metode cicilan kredit.

Namun jika anda tidak ingin terlalu pusing dengan perhitungannya, anda bisa langsung menerapkannya ke kalkulator KPR (bisa di download DI SINI), mari perhatikan entri sheet excel berikut:

Perhitungan pelunasan cepat untuk bunga anuitas(gambar-2)

Pada gambar-2, warna kuning adalah nilai parameter yang harus anda isi, karena sisanya akan otomatis menyesuaikan dengan sendirinya. Penjelasan masing-masing cell yang berwarna-warni itu adalah sebagai berikut:

  • Cell yang perlu di isi (yang berwarna kuning):
    • Harga Rumah; adalah harga rumah yang ditawarkan oleh developer atau penjual.
    • Down Payment (DP); menurut aturan Bank Indonesia, DP biasanya ditentukan sekian % terhadap harga jual, namun jika pihak financing/developer tidak berpatok ke kebijakan BI tersebut, atau anda menentukan DP sendiri, maka anda bisa mengisikan 0 saja (tidak perlu mengetik “%”, karena format cell sudah dalam satuan %)
    • Diskon / DP; Diskon atau DP dari pembelian rumah
    • Bunga; suku bunga yang ditentukan oleh Bank yang di pilih
    • Angsur / Tenor; berapa tahun anda akan mengangsur KPR
    • Cicilan Extra; adalah pelunasan sebagian yang dibayarkan ke Sisa_Pokok_Hutang sesuai dengan metode cepat pelunasan KPR yang dibahas oleh teman saya itu, anda bisa mengisi nilai 0 jika ingin melunasi cicilan tanpa melakukan pelunasan sebagian
    • periode setiap; periode rutin pelunasan sebagian, isi dengan selain 0 jika tidak ingin menggunakan metode pelunasan sebagian
  • Cell yang otomatis menyesuaikan:
    • Plafond KPR; adalah besar uang yang dipinjam (Pokok Hutang) ke Bank
    • Angsuran; adalah besar cicilan yang harus dibayar ke Bank setiap bulan selama masa KPR
    • Total per periode; besar jumlah uang yang harus disiapkan setiap periode cicilan extra yang anda tentukan untuk dibuat sebagai pelunasan sebagian ke pokok hutang KPR
    • Min penghasilan; minimal penghasilan anda jika menggunakan pelunasan sebagian dengan asumsi dasar sebesar 110% dari cicilan bulanan, yang artinya diasumsikan anda mendapatkan Bank yang mengijinkan 50% gaji dari angsuran bulanan KPR
    • Total Bunga; total jumlah bunga yang dibayarkan ke Bank selama masa KPR
    • Rasio bunga; perbandingan prosentase total jumlah bunga terhadap pokok hutang
    • Total Pokok; total pokok hutang yang dikalkulasi dari perhitungan pelunasan bulanan
    • Total KPR; total jumlah nilai KPR, yaitu pokok hutang di tambah dengan total jumlah bunga selama masa KPR
    • Lunas setelah; periode pelunasan dalam satuan tahun dan bulan, yang otomatis berubah sesuai dengan besar nilai pelunasan sebagian yang anda tentukan

Berikut adalah ilustrasi tabel pelunasan bulanan setelah menggunakan pelunasan sebagian pada gambar-2 di atas:

Porsi cicilan Anuitas dipercepat di tahun pertama(gambar-3)

Coba perhatikan gambar-3, dengan periode Cicilan Cxtra setiap 6 bulan yang dibayarkan 12 bulan sekaligus, maka di setiap kelipatan 6 bulan, Angsuran Pokok adalah sebesar Total per periode yang ada di gambar-2. Sehingga dengan cara pelunasan sebagian didapatkan percepatan masa pelunasan KPR dari sebelumnya 10 tahun (seperti yang di gambar-2) menjadi hanya 2.5 tahun.

Sebagai perbandingan, di kalkulator KPR juga di sediakan perhitungan jika menggunakan Bank Syari’ah, oleh karena sistem perhitungannya yang berbeda (margin/nisbah) berakibat metode pelunasan sebagian tidak bisa dilakukan di KPR Bank Syari’ah:

Perhitungan KPR menggunakan sistem nisbah(gambar-3)

Selamat mencoba!

Masih bimbang bagaimana caranya bisa segera lepas dari jerat utang KPR (khususnya konvensional)? Di bawah ini akan saya sajikan beberapa alternatif yang bisa membuat Anda berhemat sampai 64% dari Total Bunga dan 33% lebih cepat dari jadwal yang seharusnya.

Kita akan menggunakan kombinasi dari 4 fitur di bawah ini dalam rangka mewujudkan tujuan di atas:

  1. Tabungan Tetap

 

  1. Angsuran Ekstra Berkala

 

  1. Take Over ke Bank Syariah

 

  1. Pelunasan Dipercepat

Kunci dari cara cepat melunasi KPR adalah poin pertama, yaitu “Tabungan Tetap”. Metode pelunasan yang akan saya paparkan sebenarnya adalah standard yaitu mengurangi pokok kredit sehingga berimplikasi pada porsi bunga yang harus kita bayarkan tiap bulan. Ingat pada KPR Bank Konvensional (khususnya BTN) berlaku sistem Anuitas dimana konsepnya adalah cicilan anda akan tetap selama masa kredit (jika tidak terjadi kenaikan tingkat suku bunga kredit). Di dalam cicilan tetap itu terkandung 2 komponen yaitu pokok dan bunga.

Pada tahun-tahun pertama bank akan mengambil porsi bunga yang sangat besar. Contoh jika anda mengajukan kredit sebesar 136.500.000 dengan tingkat suku bunga 12% maka pada tahun pertama ini bank berhak memperoleh bunga sebesar 12% x 136.500.000 = 16.380.000!

Perhatikan ilustrasi berikut:

  • Pengajuan Kredit             : 136.500.000 (suku bunga 12%, selama 120 bulan)

 

  • Cicilan Tetap Bulanan     : 2.013.200

 

  • Total Cicilan                        : 2.013.200 x 120 = 241.584.000

 

  • Total Bunga                        : 241.584.000 – 136.500.000 = 105.084.000

Dari ilustrasi diatas dapat kita lihat, pada tahun pertama saja bank telah mengambil bunga 15.58% dari yang seharusnya dia dapatkan. Dan jangan kaget, pokok utang baru berkurang 7.778.400 saja, sangat-sangat kecil dari total cicilan setahun yang 24.158.400 atau hanya setara 32.19% dari uang yang telah Anda bayarkan ke bank.

Anda merasa tidak adil? Wajar, tapi inilah konsekuensi dari menyepakati perjanjian kredit dengan sistem anuitas.

Bandingkan dengan metode KPR Syariah dibawah ini yang punya perbedaan metode penghitungan:

  • Pengajuan Kredit             : 136.500.000 (margin 7.57%, selama 120 bulan)

 

  • Keuntungan Bank            : 7.57% x 10 x 136.500.000 = 103.330.500

 

  • Total Pembiayaan            : 136.500.000 + 103.330.500 = 239.830.500

 

  • Cicilan Bulanan                  : Total Pembiayaan / 120 = 1,998,587

Catatan : Skema di atas berdasarkan margin Griya iB Hasanah Pembiayaan Rumah yang berlaku di BNI Syariah terhitung Maret 2011, yaitu:

  • 15 tahun              : 8.91%

 

  • 10 tahun              : 7.57%

 

  • 5 tahun                 : 6.24%

 

  • 3 tahun                 : 6.10%

Kerugian dari KPR Syariah adalah, pelunasan dipercepat atau angsuran ekstra tidak akan mengurangi nominal dari Total Pembiayaan. Jadi seberapa cepat pun anda membayar dan seberapa banyak pun anda melakukan angsuran ekstra, tetap saja anda akan membayarkan sebanyak total 239.830.500 kepada bank.

Mengakali Porsi Bunga

Berikut adalah beberapa alternatif yang bisa anda coba untuk mengakali hal diatas. Tujuan kita kali ini adalah berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi keuntungan bank entah itu dalam bentuk bunga maupun margin (untuk bank syariah).

Kembali kepada poin pertama yang sudah ditegaskan di muka, kita saat ini akan mengandalkan Tabungan Tetap. Pada dasarnya di luar angsuran KPR, jika kita sedikit disiplin, kita bisa mengalokasikan sekian persen penghasilan kita untuk menabung. Dalam masalah KPR ini biasanya bank hanya membolehkan cicilan bulanan sebesar maksimum 40% dari penghasilan tetap. Secara teori, kita masih bisa mengalokasikan 10% – 15% dari penghasilan untuk menabung. Nah akumulasi tabungan inilah yang akan kita gunakan untuk mengubah perhitungan KPR.

Nah sekarang coba simak ilustrasi berikut. Bayangkan anda punya penghasilan 10.000.000 sebulan. Jika anda peserta KPR anda bisa mencicil sampai maksimum 4.000.000 per bulan. Atau setahunnya adalah 48.000.000. Dari paparan sebelumnya kita tahu bahwa pada tahun pertama, hanya 32.19% dari total cicilan yang mengurangi pokok utang, ‘sisanya’ yang 67.81% adalah bunga. Sekarang bayangkan jika dana yang 4.000.000 perbulan itu anda bagi dua, 2.000.000 untuk cicilan KPR, 2.000.000 nya lagi anda alokasikan kepada Tabungan Tetap. Secara teori pada tahun pertama ini saja posisi keuangan anda menjadi:

  • Telah mencicil KPR sebanyak 24.000.000 ( pokok 7.725.600, bunga 16.274.400)

 

  • Punya Tabungan sebanyak 24.000.000 yang bisa digunakan untuk mengurangi pokok kredit

Artinya anda baru saja membalikkan keadaan! Sekarang porsi bunga yang anda bayar telah berubah menjadi hanya 33.90% dari uang yang anda keluarkan setahun. Penghematan yang luar biasa!

 

Menggunakan Tabungan Tetap

Sekarang anda telah punya tabungan tetap (plus keuntungan bagi hasilnya). Bagaimana cara menggunakan dana ini secara efektif? Berikut beberapa alternatif:

  1. Jika akumulasi tabungan tetap anda ini cukup banyak dan ada tambahan penghasilan lain, anda bisa melunasi sebagian pokok kredit di Bank Konvensional, kemudian sisanya anda take over ke Bank Syariah dengan jangka waktu yang pendek dan margin yang rendah. Contoh: jika setelah melunasi sebagian pokok kredit, masih tersisa sebanyak 80.000.000 anda bisa take over ke BNI Syariah. Dengan jangka waktu 30 bulan dan margin 6.10%, BNI Syariah hanya mengambil keuntungan 12.200.000 saja. Lumayan hemat. Catatan : anda harus mencicil sejumlah 3.073.333 per bulan selama 30 bulan kedepan, kemudian LUNAS! Jangan lupa ada biaya-biaya yang muncul dalam proses take over ini seperti biaya notaris, asuransi, administrasi dll.

 

  1. Jika akumulasi tabungan tetap dan tambahan penghasilan lain cukup untuk melunasi pokok kredit anda di BTN, anda bisa melunasi sekalian pada saat ini. Catatan : anda akan dikenakan biaya penalti sebesar 1% dari sisa pokok kredit.

 

  1. Lakukan Angsuran Ekstra secara berkala. Angsuran Ekstra adalah fasilitas yang disediakan BTN menyimpang dari skema pembayaran cicilan biasa. Angsuran Ekstra ini dapat digunakan untuk mengurangi pokok kredit dengan syarat :
  • Telah membayar cicilan KPR minimal 12 bulan

 

  • Jumlah angsuran ekstra minimal 5x cicilan bulanan

Supaya efektif, lakukan pembayaran angsuran ekstra ini setelah membayar kewajiban cicilan KPR anda pada bulan yang bersangkutan, sehingga nominal ini tidak digunakan bank untuk membayar bunga bulan tersebut.

 

Studi Kasus

  • Pengajuan KPR                 : 140.000.000

 

  • Periode                                                : 10 tahun (120 bulan)

 

  • Suku Bunga                        : 12.5% pa

 

  • Cicilan KPR                          : 2.049.266

 

  • Total Cicilan KPR               : 120 x 2.049.266 = 245.911.920

 

  • Keuntungan Bank            : 245.911.920 – 140.000.000 = 105.911.920

Kita akan mengubah skema awal ini dengan menerapkan tips pada poin #3. Asumsi nasabah KPR ini memiliki penghasilan tetap 10.000.000 per bulan dan sanggup menabung 2.000.000 per bulan di luar angsuran KPR:

  • Bulan ke- 12, sisa pokok kredit = 140.000.000 – ((12 x 2.049.266) – 17.500.000) = 132.908.808. Lakukan angsuran ekstra saat ini sebanyak 22.908.808 sehingga sisa pokok kredit tinggal 110.000.000 saja

 

  • Bulan ke- 24, sisa pokok kredit = 110.000.000 – ((12 x 2.049.266) – 13.750.000) = 99.158.808. Lakukan angsuran ekstra saat ini sebanyak 24.158.808 sehingga sisa pokok kredit tinggal 75.000.000 saja

 

  • Bulan ke- 36, sisa pokok kredit = 75.000.000 – ((12 x 2.049.266) – 9.375.000) = 59.783.808. Lakukan angsuran ekstra saat ini sebanyak 24.783.808 sehingga sisa pokok kredit tinggal 35.000.000 saja

 

  • Bulan ke- 48, sisa pokok kredit = 35.000.000 – ((12 x 2.049.266) – 4.375.000) = 14.783.808. Lakukan pelunasan dipercepat saat ini sebanyak 14.783.808 anda akan dikenakan biaya penalti sebesar 147.838 pada saat ini. Selesai.

Lihat perbedaannya:

  • Masa cicilan anda berkurang dari 120 bulan menjadi 48 bulan

 

  • Keuntungan Bank berkurang menjadi 17.500.000 + 13.750.000 + 9.375.000 + 4.375.000 + 147.838 = 45.147.838 dari yang seharusnya 105.911.920. Anda baru saja membukukan keuntungan sebesar 60.764.082! Ini uang halal dan sah milik anda

 

  • Anda masih punya sisa tabungan tetap sebesar 9.068.354 :)

Skema diatas masih bisa anda buat lebih menguntungkan lagi dengan cara:

  • Melakukan pembayaran angsuran ekstra setiap 5 bulan, karena minimal pembayaran adalah 5x cicilan bulanan. Dengan cara ini anda bisa membayar angsuran ekstra lebih sering.

 

  • Menabung di atas jumlah tabungan tetap menurut skema diatas. Karena pada teorinya anda masih bisa menabung 10%-15% lagi dari penghasilan bulanan anda. Dengan cara ini anda bisa membayar angsuran ekstra lebih besar.

Berikut adalah ilustrasi KPR dengan pengajuan kredit 150juta dalam masa 10 tahun. Lihat apa yang terjadi setelah pembayaran angsuran ekstra berkala.

 

 

 

 

Peluang Usaha Ternak Bebek

Sekilas Peluang Usaha Ternak Bebek

peluang-usaha-ternak-bebek.gifItik / Bebek yang banyak dipelihara masyarakat Indonesia saat ini merupakan Itik / Bebek pendatang yang sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan alam Indonesia, maka disebut Itik / Bebek lokal Indonesia. Pada tahun 1998, populasi Itik / Bebek di Indonesia mengalami penurunan karena sebagian peternak tidak mampu membeli pakan ternak akibat krisis moneter akhir tahun 1997, namun meningkat kembali pada tahun 1999 sehingga pada tahun 2001 populasinya 29.905.705 ekor (Deptan, 2001).

Itik / Bebek lokal Indonesia pada umumnya dipelihara sebagai penghasil telur. Sumbangan telurnya menduduki urutan kedua setelah telur ayam ras (Deptan, 2001). Sampai saat ini pemanfaatannya masih terbatas pada pembuatan telur asin.

Sentra-sentra populasi Itik / Bebek di Indonesia terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Selatan dan Jawa Timur. Pada daerah tersebut terbentuk kelompok-kelompok tani yang melakukan pengembangan dan pembibitan.

Itik / Bebek lokal Indonesia disebut Indian Runner.Berdasarkan daya adaptasi terhadap lingkungan sekitarnya, Itik / Bebek mempunyai ciri-ciri luar yang khas yang berbeda pada setiap daerah. Itik / Bebek Tegal (berkembang di Jawa Barat dan Jawa Tengah), bentuk badannya seperti botol, warna bulunya bervariasi dengan paruh dan kaki hitam. Itik / Bebek Magelang (di Magelang Jawa Tengah), pada bagian lehernya terdapat warna putih melingkar seperti kalung. Itik / Bebek Mojosari (di Mojokerto Jawa Tengah), warna bulu kemerahan dengan variasi coklat, hitam, putih, paruh dan kaki berwarna hitam. Itik / Bebek Bali (di Bali dan Lombok), warna bulunya lebih terang, umumnya memiliki jambul. Itik / Bebek Alabio, (dari Amuntai, Kalimantan Selatan), memiliki warna bulu relatif seragam, paruh dan kaki berwarna kuning.

Pada umumnya Itik / Bebek-Itik / Bebek tersebut sebagai penghasil telur dan sudah tidak mempunyai sifat mengeram. Tampaknya dari jenis-jenis Itik / Bebek di atas, Itik / Bebek Mojosari dan Alabio yang lebih unggul. Hal ini terbukti bahwa kedua jenis Itik / Bebek lokal tersebut pada saat ini dijadikan sebagai bahan Itik / Bebek unggul di Indonesia (Itik / Bebek MA).

Pada umumnya pemeliharaan Itik / Bebek dilakukan secara tradisional (ekstensif). Hal ini dilakukan oleh peternak yang Itik / Bebeknya belum terseleksi, terutama di daerah-daerah persawahan atau rawa-rawa. Seleksi dilakukan pada pemeliharaan Itik / Bebek secara semi-intensif atau intensif , dimaksudkan agar produksi telur minimal 60%. Adapun budidaya Itik / Bebek sendiri dapat dikelompokkan menjadi : (1) usaha pembesaran dari umur satu hari sampai 18/22 minggu; (2) usaha produksi telur, dari umur 18/22 minggu sampai diafkir; dan (3) usaha Itik / Bebek dari umur satu hari sampai diafkir.

Hasil budidaya ternak Itik / Bebek petelur terdiri atas hasil utama, sampingan dan limbah. Hasil utama berupa telur, hasil sampingan berupa Itik / Bebek afkir dan bulu dan limbah berupa feses. Produksi telur Itik / Bebek pada tahun 1998 dan 1999 mengalami penurunan masing-masing sebesar 13.6 dan 15.2%, sedangkan setelah tahun 1999 produksi telur Itik / Bebek terus meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 15% per tahun (Deptan , 2001) dengan kontribusi antara 18 – 33% dari total produksi telur.

Telur Itik / Bebek selain dapat dimanfaatkan dalam bentuk segar, juga dapat diolah menjadi martabak, telur gembung, kerupuk dan telur asin (yang paling popular). Itik / Bebek afkir dapat diolah menjadi gulai Itik / Bebek cabai hijau, bebek goreng, abon, baso, nugget atau olahan lainnya, sedangkan bulu dapat dijadikan bahan pengisi kasur, bantalan kursi, jaket, hiasan dinding, penjepit rambut atau kerajinan tangan lainnya. Feses dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kandang atau pakan ikan lele/belut.

Penggunaan telur Itik / Bebek sebagai bahan baku telur asin tidak dapat digantikan oleh telur unggas lain. Telur asin yang berkualitas baik adalah yang kuning telurnya masir (berminyak), tetapi putih telurnya tidak terlalu asin. Prospek dan peluang pasarnya masih terbuka luas, karena telur asin dapat disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama daripada telur segar. Telur asin sebenarnya dapat menjadi komoditi ekspor jika telur tersebut bebas Salmonella, proses pembuatannya higienis dan hasilnya berkualitas baik (kuning telur masir tetapi putih telur tidak terlalu asin).

Sentra produksi telur asin sampai saat ini adalah kota Brebes, Jawa Tengah. Jumlah unit usahanya terus berkembang. Pada tahun 1997 terdapat 45 unit usaha, sedang pada tahun 2001 telah menjadi 57 unit usaha. Volume produksi telur asin tiap tahun mengalami kenaikan. Pada tahun 1997 berjumlah 11.410.400 butir dan pada tahun 2001 berjumlah 13.424.000. Omzetnya pada tahun 2002 mencapai lebih dari 12.7 miliar (Republika, 4 September 2002).

Untuk mendirikan usaha ternak Itik / Bebek, diwajibkan untuk memperoleh izin pendirian usaha yang diberikan oleh Gubernur KDH TK 1 untuk skala usaha 15.000-25.000 ekor, dan oleh Dirjen Peternakan untuk skala usaha di atas 25.000 ekor diberikan. Pada skala usaha < 25.000 ekor, tidak perlu mengurus perijinannnya (dianggap usaha rumah tangga).

Lokasi peternakan dianjurkan:

  • cukup jauh dari suara gaduh;
  • tidak terlalu dekat dengan pemukiman;
  • sejuk, tidak terkena langsung sinar matahari atau angin kencang;
  • dekat sumber air;
  • dekat sumber pakan.

Sistem pemeliharaan Itik / Bebek yang ada di masyarakat saat ini adalah ektensif, semi-intensif dan intensif. Bangunan kandang Itik / Bebek tergantung pada sistem pemeliharaannya Pada pemeliharaan semi-intensif/intensif bangunan kandang harus membuat ternak dan peternaknya aman dan nyaman. Jarak kandang anak dengan yang dewasa sekitar 50 m, untuk ruang gerak Itik / Bebek dewasa membutuhkan 0.3-0.5 m2 per ekor, tinggi kandang minimal 2 m, lebar kandang maksimal 8 m, dinding kandang terbuat dari kawat/bilahan bambu, kandang cukup terang, alas mudah dibersihkan dan tanah sekeliling kandang drainasenya baik.

Pemeliharaan secara ekstensif ditandai dengan sebagian besar ternak mencari pakannya sendiri, produksi telurnya rendah (tergantung ketersediaan pakan), dan seleksi Itik / Bebek sulit. Pada pemeliharaan semi-intensif, sepenuhnya atau sebagian besar pakan disediakan peternak, dan pada pemeliharaan intensif pakan sepenuhnya disediakan peternak. Produksi telur dengan pemeliharaan semi-intensif/intensif lebih tinggi dan seleksi Itik / Bebek dapat dilakukan lebih mudah. Jumlah Itik / Bebek yang dipelihara pada sistem ini per kelompok sebaiknya terdiri atas 50-100 ekor.

Keberhasilan usaha ternak Itik / Bebek tergantung pada: bibit, pakan dan manajemen. Bibit Itik / Bebek yang unggul seperti ayam ras, saat ini belum ada Sampai saat ini, di Indonesia, usaha pembibitan ternak Itik / Bebek masih berupa usaha rakyat dengan skala usaha tergantung pada pesanan dan teknologi penetasan sederhana.

Pada usaha pembesaran, peternak dapat memperoleh DOD dari usaha penetasan atau usaha budidaya Itik / Bebek petelur (bibit) atau menetaskan sendiri dari telur induk yang dipelihara peternak yang bersangkutan. Pada usaha produksi telur Itik / Bebek, peternak dapat memperoleh Itik / Bebek dara yang berasal dari usaha pembesaran dan pada industri telur asin, telur segar dapat diperoleh dari usaha produksi telur.

Oleh karena itu setiap tahap pemeliharaan harus selalu diseleksi. DOD harus dipilih yang berkualitas/berpenampilan fisik baik, dipelihara dengan baik dan bertelur pertama pada saat yang tepat. Selama periode produksi juga harus selalu dilakukan seleksi, karena berdasarkan pengalaman, dari sejumlah Itik / Bebek yang dipelihara, yang tingkat produksinya tinggi (di atas 70%) berkisar antara 30-50%. Seleksi dapat dilakukan melalui pengukuran jarak rentang tulang pubis. Bila Itik / Bebek dipelihara dengan tujuan menghasilkan telur tetas, maka diperlukan Itik / Bebek jantan dengan perbandingan satu pejantan untuk 6-10 ekor betina.

Bahan baku ternak Itik / Bebek dapat diperoleh dengan cara memesan terlebih dahulu dalam jangka waktu tertentu dengan pembayaran di muka atau cash and carry. Kondisi bahan baku pada setiap unit usaha tergantung pada tehnik budidaya dan penanganan telur di tingkat pembudidaya, rantai tata niaga dan di industri pembuatan telur asin. Berdasarkan informasi pada bulan Oktober 2002, harga DOD berkisar antara Rp. 3.000 – Rp. 5.000,- per ekor; harga Itik / Bebek dara antara Rp. 26.000 – Rp. 32. 000,- per ekor dan harga telur tik segar antara Rp. 600 – Rp. 750,- per butir.

Pakan menjadi faktor yang sangat penting dalam usaha budidaya Itik / Bebek, karena dalam pemeliharaan secara intensif, biaya pakan dapat mencapai 60-70% dari total biaya produksi (Murtidjo, 1999). Kandungan nutrisi dan jumlah pakan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan. Saat ini pabrik pembuat pakan khusus untuk Itik / Bebek masih jarang, sehingga umumnya peternak meramu sendiri yang terdiri atas pakan konsentrat buatan pabrik yang dicampur dengan bahan baku pakan lokal yang tersedia di daerah masing-masing (menir, dedak, jagung, keong mas, rucah dll).

Pola produksi telur Itik / Bebek pada umumnya sebagai berikut: mulai bertelur pada umur 5-6 bulan, bertelur (fase pertama) selama sekitar 6 bulan, lalu rontok bulu (istirahat bertelur) sekitar 2 bulan dan bertelur kembali untuk fase kedua sekitar 5 bulan. Oleh karena itu jumlah Itik / Bebek yang akan dipelihara per siklus dan jadwal pemasukan Itik / Bebek dara harus direncanakan dengan baik sehingga produksi telur Itik / Bebek berkesinambungan sesuai dengan permintaan konsumen. Kepadatan kandang, suhu lingkungan, jumlah tempat pakan, jumlah tempat air minum, kualitas dan kuantitas pakan harus disediakan sesuai dengan kebutuhan (umur ternak). Pencegahan terhadap penyakit harus dilakukan secara teratur. Untuk menjamin keamanan konsumen, penanganan telur dan proses produksi telur asin harus dilakukan dengan baik dan higienis.

Indonesia adalah negara ketiga penghasil produk Itik / Bebek setelah Cina dan Vietnam (WHO, 1999). Negara lainnya adalah Thailand, Bangladesh, Malaysia, Filipina dan alinnya. Sampai saat ini ekspor Itik / Bebek lokal atau telur asin masih belum ada, karena keragamannya masih tinggi dan kualitasnya masih belum memenuhi syarat ekspor. Pada umumnya peternak memasarkan hasil usahanya langsung ke konsumen atau ke pedagang pengumpul, yang kemudian akan disebarkan ke pedagang pengecer baru ke konsumen.

Seringkali harga telur ayam ras atau DOC ayam ras berfluktuasi tak menentu. Hal tersebut jarang bahkan dapat dinyatakan tidak terjadi pada produk-produk ternak local seperti pada ayam kampung dan Itik / Bebek. Harga telur Itik / Bebek maupun DOD dari tahun ke tahun meningkat.
Tingkat resiko beternak Itik / Bebek secara komersial tergantung pada manajemen yang dilakukan.

Beberapa persyaratan aspek teknis produksi yang perlu dipenuhi:

  1. Bibit : Bibit yang digunakan adalah hasil seleksi, yang dipelihara unggul dengan tingkat produksi minimal 70% pada siklus pertama (6 bulan) dan minimal 60% pada siklus kedua (5 bulan) dengan masa istirahat (rontok bulu) dua bulan.
  2. Pakan : mengingat biaya pakan mencapai 70% dari total biaya produksi, kandungan nutrisi pakan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan dan tidak banyak yang tercecer.
  3. Kepadatan Kandang dan Peralatannya : Itik / Bebek sebaiknya dipelihara sekitar 3 ekor per meter persegi dan dalam satu kelompok disarankan berkisar antara 50-100 ekor dewasa. Tempat pakan yang disediakan harus menjamin semua Itik / Bebek dapat makan bersama-sama sehingga keragaman pertumbuhan dan produksi telur rendah.
  4. Pencegahan Penyakit : Itik / Bebek yang dipelihara harus sehat, agar pertumbuhan dan tingkat produksinya maksimal.
  5. Mortalitas : Tingkat kematian dari umur sehari sampai diafkir maksimal 5%.
  6. Tenaga Kerja : Penggunaan tenaga kerja juga harus dibatasi agar ekonomis. Untuk pemeliharaan sebanyak 1000 ekor, penggunaan tenaga kerja maksimal adalah dua orang.
  7. Penanganan Telur : Penanganan produksi telur baik telur juga harus efisien, hati-hati dalam pengambilan, penyimpanan dan pengiriman dengan tingkat kerusakan maksimal 5%.

Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pengetahuan peternak mengenai teknologi budidaya, serta pengetahuan dan keterampilan tentang penanganan pasca panen. Dengan demikian dapat meningkatkan nilai tambah dari Itik / Bebek tersebut.

Hibah Barang Milik Negara

Sebagai mana disebutkan dalam lampiran IX Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2007, HIBAH adalah pengalihan kepemilikan BMN dari pemerintah pusat kepada Pemda atau kepada pihak lain tanpa memperoleh penggantian.

Hibah BMN dilakukan untuk:
1. Kepentingan sosial, keagamaan, kemanusiaan;
2. penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Pengguna Barang (Satker) dapat melakukan hibah dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan Pengelola Barang, untuk:

1. tanah dan/atau bangunan yang dari awal pengadaannya direncanakan untuk dihibahkan sebagaimana tercantum dalam dokumen penganggaran;
2. tanah dan/atau bangunan yang diperoleh dari dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan;
3. sebagian tanah yang berada pada Pengguna Barang;

Adapun persyaratan yang harus dilampirkan, antar lain sebagai berikut:

1. Surat permohonan hibah disertai penjelasan/pertimbangan hibah;
2. Dokumen Penganggaran, untuk : (a) DIPA dan/atau TOR yg dari awal pengadaannya direncanakan untuk dihibahkan; (b) Dana Dekonsentrasi dan Tukas Pembantuan (DK/TP);
3. Surat Keputusan pembentukan tim internal;
4. Laporan hasil pelaksanaan Tim berupa Berita acara penelitian/pemerikasaan BMN;
5. Daftar Rincian BMN yg dihibahkan (No, Kode Barang, NUP, Nama Barang, Merk/Type (spesifikasi/identitas), Tahun Perolehan, Nilai Perolehan (setelah revaluasi/koreksi IP), Dokemen Kepemilikan, dan rincian peruntukan.
6. Penerima Hibah disertai dengan surat pernyataan bersedia menerima hibah;
7. Surat Pernyataan dari Kementerian/Lembaga bahwa BMN tidak digunakan lagi untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi. (kecuali untuk BMN yang dari awal pengadaan untuk dihibahkan)
8. Hasil AUDIT aparat pengawas fungsional.

Ketentuan tentang hibah dapat dilihat disini
Usul hibah dapat disampaian ke KPKNL dan/atau Kanwil DJKN setempat sesuai dengan wilayah kerja dan batas kewenangan masing2.
Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.

Disimpan dalam Pengelolaan BMN
Pemanfaatan Barang Milik Negara (Sewa Menyewa)

Kamis, 17 Maret 2011 oleh bmnsemarang Tinggalkan sebuah Komentar

.:Ketentuan Umum:.

Dalam Permenkeu nomor 96/PMK.06/2007 disebutkan bahwa Pemanfaatan adalah pendayagunaan BMN yang tidak dipergunakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kementerian negara/lembaga, dalam bentuk sewa, pinjam pakai, kerjasama pemanfaatan, dan bangun serah guna (BSG)/bangun guna serah (BGS) dengan tidak mengubah status kepemilikan.

BMN yang dapat disewakan adalah tanah dan/atau bangunan, baik yang ada pada Pengelola Barang maupun yang status penggunaannya ada pada Pengguna Barang, dan BMN selain tanah dan/atau bangunan.

Pelaksanaan pemanfaatan dapat dilakukan oleh Pengguna Barang dengan persetujuan Pengelola Barang.

Pihak yang dapat menyewa BMN meliputi: BUMN, BUMD, Badan Hukum Lainnya, dan Perorangan.

Jangka waktu sewa paling lama 5 (lima) tahun sejak ditandatanganinya perjanjian dan dapat diperpanjang yang diajukan kepada Pengelola Barang paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum berakhirnya jangka waktu sewa.

.:Berkas Permohonan Penyewaan BMN:.

Dalam mengajukan permohonan Pengguna Barang melampirkan berkas-berkas sebagai berikut:

1. Surat Permohonan sewa menyewa dengan disertai alasan/pertimbangan penyewaan yang ditandatangani oleh pimpinan sesuai dengan pelimpahan kewenangan atas pengelolaan BMN pada kementerian negara/lembaga.
2. Bukti kepemilikan (seperti: Sertifikat, IMB, BPKB, STNK);
3. Laporan Barang Kuasa Pengguna Semesteran (dari SIMAK-BMN)
4. Gambar lokasi/situasi;
5. Luas yang akan disewakan dan Nilai perolehan;
6. NJOP/Surat keterangan NJOP tanah dan/atau bangunan dari kantor pajak;
7. Data transaksi sebanding dan sejenis (transaksi sewa menyewa dalam satu wilayah);
8. Calon penyewa, besaran nilai sewa dan jangka waktu penyewaan; serta
9. Surat Pernyataan Kesanggupan dari Penyewa (pihak ketiga) tentang besaran nilai sewa yang sanggup dibayarkan setiap tahunnya.

Permohonan tersebut dapat disampaikan ke Kanwil DJKN atau KPKNL sesuai dengan batas kewenangan dan wilayah kerja masing-masing.

*Catatan:
Rumah negara golongan I dan golongan II yang disewakan kepada pejabat negara/pegawai negeri, pelaksanaannya berpedoman pada ketentuan yang mengatur mengenai rumah negara.

Disimpan dalam Pengelolaan BMN
Penetapan Status Penggunaan BMN

Jumat, 11 Maret 2011 oleh bmnsemarang 2 Komentar

BARU : contoh blanko permohonan penetapan status.
Penggunaan Barang Milik Negara (BMN) untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi dilakukan berdasarkan Penetapan Status Penggunaan oleh Pengelola Barang (Permenkeu Nomor 96/PMK.06/2007 Bab III Pasal 4 ayat [1])

.:TATA CARA PELAKSANAAN PENGGUNAAN BMN:.

Ketentuan Pokok:

1. BMN berupa tanah dan/atau bangunan harus ditetapkan status penggunaannya oleh Pengelola Barang
2. BMN selain tanah dan/atau bangunan yg ditetapkan status penggunaannya oleh Pengelola Barang, yaitu:
* Barang yg mempunyai bukti kepemilikan (sepeda motor, mobil, kapal, pesawat terbang).
* Barang dng nilai perolehan di atas Rp25juta per unit satuan.
3. BMN selain tanah dan/atau bangunan dng nilai perolehan sampai dengan Rp25juta ditetapkan oleh pengguna barang.

.:TATA CARA PERMOHONAN PENETAPAN STATUS BMN:.

Permohonan Penetapan Status Penggunaan BMN diajukan dengan syarat sbb:

1. Surat Usulan Permohonan Penetapan Status Penggunaan BMN dari Kementerian/ Lembaga yang ditandatangani oleh Pejabat yang diberi kewenangan.
2. Melampirkan Asli dokumen kepemilikan dan dokumen pendukung lainnya (untuk tanah dan/atau bangunan) paling lama 1 bulan sejak diterimanya dokumen dimaksud.
3. Melampirkan Fotocopy dokumen/bukti kepemilikan (seperti BPKB, STNK) atau berita acara serah terima dan dokumen pendukung lainnnya paling lama 1 bulan sejak diterimanya dokumen dimaksud.

Permohonan dapat disampaikan ke Kanwil DJKN atau KPKNL setempat sesuai dengan batas kewenangan dan wilayah kerja yang ditetapkan.

Disimpan dalam Pengelolaan BMN
Penghapusan Barang Milik Negara

Kamis, 10 Maret 2011 oleh bmnsemarang 5 Komentar

.:PENGHAPUSAN:.

Penghapusan sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2007 adalah tindakan penghapusan barang milik negara dari daftar barang dengan menerbitkan surat keputusan dari pejabat yang berwenang untuk membebaskan Pengguna Barang dan/atau Kuasa Pengguna Barang dan/atau Pengelola Barang dari tanggungjawab administrasi dan fisik atas barang yang berada dalam pengawasannya.

Lebih rinci dijelaskan dalam Peraturan tersebut khusnya pada BAB V pasal 9 ayat 3 menjelaskan bahwa Penghapusan BMN dilakukan dalam hal :
a. penyerahan BMN yang tidak digunakan untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya kepada pengelola barang;
b. pengalihan status penggunaan BMN kepada pengguna barang lain;
c. pemindahtanganan BMN;
d. dimusnahkan; atau
e. sebab-sebab lain yang secara normal dapat diperkirakan wajar (hilang, kecurian, susut, bencana alam, dsb)
Penghapusan barang dengan maksud dijual melalui lelang merupakan penghapusan karena pemindahtangan BMN kepihak ketiga.

Dalam mengajukan penghapusan BMN perlu diperhatikan syarat-syarat dokumen yang menyertai
berikut adalah KELENGKAPAN DATA PERMOHONAN PENGHAPUSAN BMN DENGAN TINDAK LANJUT PENJUALAN, antara lain:
.:SYARAT UMUM:.

1. Surat permohonan penghapusan/penjualan disertai penjelasan/pertimbangan penjulan dari Pejabat yang telah diberi wewenang untuk mengusulkan.
2. FC Surat Keputusan (dari Kementerian/Lembaga) tentang pendelegasian wewenang
3. Asli Surat Keputusan Pembentukan Panitia Penghapusan/Penjualan BMN
4. Laporan hasil pelaksanaan Tim (Berita Acara Pemeriksaan dan Penilaian BMN) disertai dengan daftar rincian BMN yang akan dihapus terdiri dari: No Urut, Kode Barang, NUP, Nama Barang, Merk/Type (jika kendaraan dilengkapi dng no rangka, no mesin dan nopol; jika bangunan dilengkapi dengan th pembuatan, konstruksi, luas, status kepemilikan), Tahun Perolehan, Jumlah Unit, Harga Perolehan, Nilai Limit, Kondisi, Keterangan.
5. FC Daftar Barang/Laporan Semesteran (dari SIMAK BMN)
6. Laporan Kondisi Barang (dari SIMAK BMN)
7. Laporan Penghentian Penggunaan (dari SIMAK BMN)
8. FC KIB (dari SIMAK BMN)
9. Foto BMN
10. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (lihat)
11. Surat Pernyataan dari Kementerian/Lembaga bahwa BMN tidak dipergunakan lagi untuk menunjang tugas dan fungsi (lihat)
12. Surat Pernyataan tidak akan meminta anggaran untuk barang pengganti atas barang yang dijual (lihat)

.:Untuk BANGUNAN yang akan dibongkar:.
ditambahkan dengan:

1. Angka 12 tidak diperlukan.
2. FC dokumen penganggaran bangunan pengganti dari bangunan yang diusulkan dijual (DIPA tahun berjalan)
3. Asli Surat Perhitungan dari KINTARU/Cipta Karya
4. NJOP/Surat Keterangan NJOP dari Kantor Pajak

.:Untuk KENDARAAN BERMOTOR:.
ditambahkan dengan:

1. Asli Surat Keterangan dari Dinas Perhubungan
2. FC BPKB dan STNK

.:Untuk BMN HILANG:.
ditambahkan dengan:

1. Laporan Kehilangan dari Satker ke Kepolisian
2. Berita acara pemeriksaan TKP oleh Kepolisian
3. Bukti pembayaran TGR ke kas negara (jika dikenakan TGR)
4. Surat Pernyataan Tidak ada TGR dari Kementerian/Lembaga (jika tidak dikenakan TGR)

Permohonan dapat diajukan ke Kanwil DJKN atau KPKNL sesuai dengan batas kewenangan dan wilayah kerja masing-masing.

annahape.com Anda mungkin sedang mendesign rumah sendiri. Karena harus menyesuaikan dengan dana, Anda memilih rumah ukuran sedang antara 100 s.d. 150 m2. Dan Anda sekarang sedang mencari contoh denah rumah sesuai dengan kebutuhan Anda. Biasanya yang dibutuhkan 2 atau 3 kamar tidur, 2 km mandi, ruang keluarga, dapur, ruang makan dan garasi. Rumah satu lantai.

Mungkin beberapa denah rumah di bawah ini dapat membantu.

Rumah 1 lantai mempunyai beberapa keuntungan. Biayanya tentu lebih murah daripada bangunan 2 lantai, karena biaya pembangunan struktur rumah lebih sedikit. Selain itu, mobilitas anggota keluarga yang berada dalam satu lantai, akan menciptakan keakraban. Untuk orangtua, rumah 1 lantai adalah pilihan tepat, untuk menghindari kesulitan naik turun tangga.

Denah ini saya ambil dari familyhomeplan.com. Dan karenanya ukuran dalam denah menggunakan ukuran feet (kaki). Sekedar bantuan, saya sampaikan informasi panjang lebar, dan luasannya dalam ukuran meter. Sedangkan ukuran ruang masih menggunakan ukuran asli feet. Kalau Anda mau mengubahnya ke dalam ukuran meter, Anda cukup mengkalikannya dengan faktor 0.3084. Misalnya, 30 feets, = 30×0.30.84 = 9,14m.

Berikut beberapa denah yang saya pilihkan untuk Anda.

Denah Rumah Luas 113,7 m2 (11x10m)

http://annahape.files.wordpress.com/2008/05/denah114.gif?w=350&h=358
Denah Rumah Luas 130 m2 (15,2×8,5m)

Denah Rumah Luas 140,5 m2 (16,5×8,5m)

Denah Rumah Luas 140,5 m2 (16,5×8,5m)

Denah Rumah Luas +140,5 m2 (16,5×8,5m)

Denah Rumah Luas +154,8 m2 (15,1×10,2m)

Denah Rumah Luas +159,3 m2 (14,9×10,7m)

Denah Rumah Luas +161,1 m2 (15,5×10,4m)

Jangan lupa, denah di atas dibuat oleh arsiteknya untuk keluarga di Amerika. Dalam banyak kasus, denah tersebut belum memenuhi kebutuhan rumah tangga di Indonesia pada umumnya. Keluarga di Indonesia, biasanya memerlukan tambahan kamar pembantu. Selain itu dapur kotor, karena sering masak. Serta tempat cuci jemur, khususnya kalau Anda tidak menggunakan mesin cuci sekaligus pengering.

Karenanya, denah di atas cukup dipakai sebagai referensi saja. Selebihnya, sesuaikan layout ruang sesuai kebiasaan keluarga Anda. Selain itu, ketika membuat fasade atau tampak rumah Anda tentu dapat membuat pilihan sendiri, entah minimalis, etnik ataupun mediterania. Tetapi yang penting, sesuaikan dengan iklim tropis. (Baca tip 43, rumah untuk daerah beriklim tropis).

Hot Post/Terbaru: Baca Kumpulan Denah Rumah Minimalis di Tip 67! dan Contoh Denah Rumah Mungil 2 Lantai Tipe 90 di Lahan 90m2 di Tip 70 Sedangkan Untuk Tipe 90 satu lantai lihat di Tip 90 (klik)

Tips Cara Membeli/Beli Rumah Murah dan Cepat Investasi Properti Untung Besar

Mencari rumah tempat tinggal bukan perkara yang mudah karena banyak faktor yang perlu diperhatikan dan diperhitungkan termasuk yang paling utama adalah dari sisi keuangan. Jika kita punya banyak uang maka membeli rumah manapun yang kita mau bukanlah hal yang sulit. Tetapi bila sudah menyangkut daya beli rendah maka anda perlu mengatahui beberapa hal berikut ini :

1. Minta Tolong Orang Sekitar Yang Menguasai Kondisi Lingkungan

Jangan sungkan-sungkan minta informasi dan pertolongan untuk dicarikan rumah-rumah yang sedang dijual di lokasi tersebut seperti hansip, satpam, tukang ojek, tukang warung, tukang becak, tukang jual makanan keliling, dan lain sebagainya. Dengan begitu kita punya banyak referensi dan pilihan sehingga memudahkan kita mencari rumah yang tepat sesuai kondisi kantong kita. Jangan lupa beri imbalan secukupnya atas bantuan orang yang menolong kita. Selain itu rajin-rajin cari informasi di koran, internet dan agen properti serta balai lelang properti pun bisa jadi sumber informasi yang baik.

2. Beli Dari Orang Yang Butuh Uang Alias BU

Orang yang butuh uang akan berusaha secepat mungkin menjual rumah yang dimilikinya walaupun harga jualnya jauh di bawah harga pasar. Orang yang sedang butuh uang bisa saja kita dekati untuk kita tawar rumahnya dengan cara baik-baik walaupun tidak ada niat dijual. Bisa juga kita mendapat harga murah jika kita beli dari orang yang kita kenal dekat atau ada hubungan saudara/famili.

3. Pandai Menawar Harga Sebelum Membeli

Sebelum menawar cari informasi sebanyak mungkin dengan maksud mencari kekurangan dari rumah dan lingkungan sekitar rumah itu sehingga kita bisa memohon potongan harga dari hal-hal yang negatif tersebut. Kita harus berani menawar dulu dengan harga di bawah harga jual lalu tunggu reaksi dalam jangka waktu tertentu untuk mengetes konsistensi dan tingkat kebutuhan si penjual rumah. Bisa juga kita tes dengan menelpon sebagai orang lain yang bermaksud tertarik membeli rumah namun dengan harga yang sedikit di bawah sampai sedikit di atas harga yang awalnya kita ajukan.

4. Rumah Bekas/Second Biasanya Lebih Murah Daripada Rumah Baru

Membeli rumah tidaklah harus baru karena rumah berbeda dengan mobil karena rumah jumlahnya terbatas dan akan terus berada di tempat yang sama. Rumah lama yang dijual atau rumah second biasanya harganya murah tergantung lokasi. Rumah yang kondisinya sudah bobrok sudah tentu harganya akan miring dibandingkan rumah yang baru saja renovasi total. Begitu Juga dengan perumahan baru dibangun biasanya memberi harga murah daripada setelah pengembang (developer) membangun tahap kesekian karena tahap sebelumnya selalu laris manis terjual.

5. Beli Saat Ini Juga Lebih Murah Dari Besok-Besok/Nanti-Nanti

Jangan tunda pembelian rumah karena harga rumah akan selalu naik drastis secara otomatis jika kondisi lancar dan terkendali. Rumah adalah barang langka yang terbatas jumlahnya dan jumlah orang yang butuh rumah untuk tempat tinggal jumlahnya sangat banyak sehingga permintaan lebih banyak dari penawaran. Itulah yang menyebabkan harga rumah mahal. Bisa jadi kenaikan harga rumah tiap tahun lebih besar daripada uang yang mampu kita tabung dalam satu tahun. Maka dari itu belilah rumah dari sekarang dengan bantuan kredit kpr bank.

6. Gunakan Pinjaman Bank Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Jika kita tidak punya cukup yang maka kita bisa minta kekurangan atau pinjam uang sama orangtua untuk membeli rumah. Jika tidak ada orang dekat yang bisa kita minta pinjam duitnya, maka kita harus minta tolong pada bank. Sebelum mengambil kpr (akad kredit) sebaiknya lakukan survey ke banyak bank terpercaya untuk membandingkan suku bunga/marjin, batas jumlah angsuran dari penghasilan, tipe sistem pembayaran bunga, kemungkinan pelunasan dipercepat, sangksi-sanksi, dan lain-lain. Saran saya agar aman gunakan bank syariah yang jumlah angsurannya tetap setiap bulan namun suku bunga/marjin lebih tinggi dari bank konvensional. Jika anda dapat banyak rejeki maka segera lunasi hutang kpr anda karena biasanya anda akan mendapat pembebasan pembayaran bunga.

Sekian terima kasih semoga berguna bagi kita semua.

Kata orang investasi tanah tidak akan pernah rugi, logikanya jumlah tanah tidak akan bertambah namun jumlah manusia bertambah terus. Alhasil, supply sedikit namun demand-nya bertambah. Sehingga harga tanah pasti naik, tidak penah turun dan tidak pernah sepi peminat. Menurut saya pendapat itu ada benarnya, namun pada kenyataannya tidak selalu demikian. Kita ambil saja contoh ekstrim, misalnya Anda membeli tanah di lokasi favorit sekalipun kemudian Anda menjualnya dalam waktu sebulan lagi, kemungkinan besar Anda masih rugi. Sebab nilai jualnya belum tentu bisa mengcover biaya-biaya pembelian tanah yang sudah terjadi. Namun secara umum ada beberapa faktor yang harus kita perhatikan agar investasi rumah kos dan tanah bisa menguntungkan, antara lain;

1. Lokasi.

Umumnya harga tanah yang paling cepat naik berada di wilayah pusat bisnis atau disuatu wilayah yang sedang berkembang baik untuk kawasan pemukiman maupun kawasan industri karena banyak peminatnya sehingga relative mudah diperjual belikan atau likuid.

2. Jangka waktu.

Investasi tanah kurang cocok jika jangka waktu investasinya pendek misalnya dibawah 3 tahun. Sebab kemungkinan kenaikan harga tanahnya belum mampun menutup biaya-biaya pembelian dan penjualannya kembali.

3. Bebas Sengketa.

Jangan membeli tanah yang belum jelas statusnya atau masih dijaminkan kepada pihak lain misalnya masih dalam perkara sengketa di pengadilan karena kasus pembagian harta warisan, harta gono-gini perceraian, terganjal kasus pembebasan tanah, tidak bersertifikat, perkara sita jaminan bank, dan lain-lain.

4. Dokumen atau Surat-surat tanahnya lengkap.

Pastikan bahwa tanah yang dibeli dokumennya lengkap. Seperti Sertifikat tanah (SHM atau SHGB), IMB, kalau ada bangunannya mintalah copy cetak biru bangunannya (blue printnya), SPPT PBB tahun terakhir. Periksalah data-data pada dokumen tanah dengan kenyataan fisiknya (luas tanah, lokasi, masa berlaku, dll)

Transaksi jual beli rumah atau tanah karena melibatkan uang dalam jumlah besar maka saya sarankan Anda untuk memakai jasa notaris yang Anda kenal, atau notaris yang berada di sekitar wilayah tanah atau rumah yang ingin Anda beli. Notaris akan memberikan informasi biaya pajak yang harus Anda sediakan dan mengurus penyelesaiannya.

Sumber – perencanakeuangan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa – Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Gimana Ke Sumbawa..

Jadwal Keberangkatan Travel
No.
Nama Travel
Jadwal Keberangkatan
Alamat/Telepon
Sumbawa-Mataram
Mataram-Sumbawa
1. Sumbawa Utama 05.00 Wita 09.00 Wita Jln. Diponegoro No. 4A Sumbawa Besar (Telepon 0371-21168)
09.00 Wita 14.00 Wita Jln. Pejanggik No.106 Cakranegara (Telepon 0370-621663)
21.00 Wita 17.00 Wita
2. Panca Sari 05.30 Wita 10.00 Wita Jln. Diponegoro no.49 Sumbawa Besar (Telepon 0371-21513)
11.00 Wita 14.00 Wita Jln. Panca Usaha Block.A No.18 Belakang Mall Mataram (Telepon 0370-6650555)
22.00 Wita 18.00 Wita
20.00 Wita
3. Titian Mas 06.00 Wita 09.00 Wita Jln. Manggis No.8 Sumbawa Besar (Telepon 0371-22176)
11.00 Wita 10.00 Wita Jln. Kartini No.89 Sumbawa Besar (Telepon 0371-21686)
21.00 Wita 16.00 Wita Jl. Pejanggik N0.86 B. Cakra Negara (Telepon 0370-629303/647468)
22.00 Wita 18.00 Wita
4. Tiara Mas 05.00 Wita 07.00 Wita Jln.Yos Sudarso Sumbawa Besar (Telepon 0371-21241/21428)
12.00 Wita 10.00 Wita Jln. Laksmana No.3 Mataram (Telepon 0370-640612)
15.00 Wita 14.00 Wita Jln. Salaparang No.85/4 Mataram (Telepon 0370-636935)
19.00 Wita 19.00 Wita
22.00 Wita 22.00 Wita
5. Angkasa Jaya 22.00 Wita 10.00 Wita Jln. Diponegoro No.61 Telpon.081332452197 Sumbawa Besar
06.00 Wita 02.00 Wita Jln. Pejanggik No. 34 B Telpon. 081916807975 Mataram
Jadwal Penerbangan ke Sumbawa
No.
Rute
Flight
Frequenncy
Depart
Arrive
1 Sumbawa – Mataram
TGN 562
Mon, Wed, Fri, Sat
14.00 Wita
14.30 Wita
2 Sumbawa – Mataram
TGN 562
Tue,Thu,Sun
10.00 Wita
10.30 Wita
3 Mataram – Sumbawa
TGN 561
Mon, Wed, Fri, Sat
13.00 Wita
13.30 Wita
4 Mataram – Sumbawa
TGN 561
Tue,Thu,Sun
09.00 Wita
09.30 Wita

Keterangan :
*) Jadual dalam waktu setempat Penerbangan menggunakan Pesawat Trigana Air (ATR 42)
*) Jadual sewakltu – dapat berubah-ubah. Untuk Konfirmasi hubungi alamat berikut ini :

 TransNusa Sumbawa Jl. Hasanuddin No. 110 Telepon 0371-21565
 TransNusa Mataram Telepon 0370-624555

.

Jadual Penyeberangan
Penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan (Lombok) menuju Pelabuhan Poto Tano (Sumbawa) menggunakan kapal ferry dengan jadual 24 jam non stop.